PANGSA PASAR

    Indonesia mempunyai penduduk terbesar no 5 di dunia yang mana setiap penduduknya memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan sehingga ini akan mebutuhkan banyak sekolah maupun lembaga-lembaga pendidikan. Dan saat ini sudah banyak sekolah-sekolah maupun lembaga-lembaga pendidikan yang dulunya menggunakan kapur tulis sebagai sarana mengajar sekarang sudah beralih ke spidol whiteboard untuk kegiatan belajar mengajar. Ini merupakan pasar yang sangat prospektif di Indonesia dan bahkan seiring berjalannya waktu diperkirakan semua sekolah akan beralih memakai spidol whiteboard dan tinta isi ulangnya. Ini merupakan peluang usaha yang menguntungkan dan pangsa pasar yang sangat potensial untuk tinta isi ulang spidol whiteboard.

  Permintaan untuk tinta refill spidol ini juga selalu akan mengalami peningkatan karena didukung oleh perkembangan dunia pendidikan yang sangat pesat terbukti semakin banyaknya sekolah yang beralih dari penggunaan kapur tulis ke spidol whiteboard. Serta peningkatan jumlah sekolah setiap tahunnya karena jumlah siswa di Indonesia yang semakin tinggi setiap harinya. Berdasarkan data yang kami miliki rata-rata mengalami peningkatan jumlah sekolah di setiap tahunnya, 30% dalam 8 tahun terakhir ini. Hal ini akan berdampak pada kegiatan belajar mengajar yang semakin banyak dan kebutuhan sarana tulis-menulis seperti spidol dan tinta spidol whiteboard akan naik dan banyak pemintaan, karena spidol dan tinta spidol whiteboard adalah kebutuhan utama di seluruh lembaga pendidikan dalam kegiatan belajar dan mengajar yang dipakai secara rutin setiap harinya.

      Besarnya jumlah penduduk di Indonesia tentu akan banyak sekolah-sekolah maupun lembaga-lembaga pendidikan. Menurut data kependidikan dan kebudayaan jumlah sekolah di Indonesia dari jenjang SD sampai SMA saja diperkirakan terdapat lebih dari 268.000 sekolah. belum termasuk PAUD, TK, bimbingan belajar, tempat kursus dan perguruan tinggi, dipastikan jumlahnya akan terus mengalami peningkatan disetiap tahunnya. Ini merupakan peluang usaha yang sangat menjanjikan karena pangsa pasar yang sangat luas yang ada di setiap kota dan daerah-daerah juga merupakan kebutuhan utama disekolah yang rutin dan setiap hari digunakan

    Berdasarkan data di atas, estimasi untuk tiap sekolah menggunakan tinta isi ulang spidol whiteboard  1000 ml (1 liter) tinta per bulannya dan tiap sekolah memiliki 10 kelas kemudian distributor maupun agen bisa menguasai minimal 1% dari pangsa pasar 268.000 sekolah di seluruh Indonesia, atau sekitar 2680 sekolah dari wilayah yang mereka kuasai dalam kurun waktu 1 tahun. Dengan jumlah ini saja maka tiap distributor bisa mendapatkan omzet sekitar minimal 100 juta per bulannya. Namun ini hanya estimasi saja, distributor maupun agen bisa mengembangkan sendiri lebih dari itu karena pasar yang terbuka lebar bahkan seiring berjalannya waktu banyak sekolah-sekolah maupun lembaga pendidikan yang beralih ke spidol whiteboard.

Kunjungan..

Flag 
Counter

Tinta Srikandi..